Umum

Sholat Sunnah Yang Sering Ditinggalkan Orang

apel / May 22, 2018

Ibadah Sunnah yang Sering Diabaikan Orang Islam

Sembahyang Tahajud

Sholat tahajud termasuk sembahyang yang sungguh khusus. Meruapakan sembahyang sunnah dimana pengerjaannya sering didinukilkan pada Al Qur’an disertai dengan kelebihannya. Oleh karena itu sholat sunnah apa yang bisa menandinginya?

Sembahyang ini adalah kegiatan orang-orang mukmin masa dulu. Maka siapa yang sekarang ikut mengerjakannya, pasti dia pun dicatat sebagai orang-orang Sholeh sebagaimana mereka.

Aturan sholat tahajud sebenarnya sama dengan sholat sunnah pada umumnya. Sebelum sholat diharuskan bersih total dari hadats kecil juga hadats besar; bersih badan, baju juga tempat dari najis; menjaga aurat; serta menghadap ka’bah.

Sembahyang malam dikerjakan dalam 2 rakaat selesai. Jumhur kiai berlainan pandangan mengenai jumlah rakaatnya. Nabi Muhammad SAW terkadang melaksanakan 11 rakaat dengan witir dan kadang kala 13 rakaat termasuk witir.

Niat Sembahyang Tahajud

Para ulama satu kata kalau tempat niat di dada. Mengucapkan niat tidak termasuk sebuah syarat. Artinya, tidak harus mengucapkan niat. Hanya saja menurut jumhur ulama selain madzhab Maliki, hukumnya sunnah dalam rangka meyakini hati menghadirkan niat.

Dalam madzhab Syafi’i, niat sholat tahajud dilafalkan sebagai berikut:
“Saya niat sholat sunnah Malam dua rakaat karena Allah Ta’ala”

Doa

Doa setelah sembahyang tahajud insya Allah dikabulkan oleh-Nya. Apalagi seandainya dikerjakan di sepertiga malam yang terakhir, waktu paling baik agar memohon.

Allah berfirman: “Barangsiapa yang memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku mengampuninya. Barangsiapa yang memohon (sesuatu) kepada-Ku, niscaya Aku akan memberinya. Dan barangsiapa yang berdoa kepada-Ku, niscaya Aku akan mengabulkannya.” (HR. Bukhari)

Sembahyang dhuha

Salah satu ibadah yang sangat dianjurkan hingga jadi bagian dari sunnah Rasul yaitu melakukan sholat dhuha. Dibilang dengan dhuha karena memang saat pelaksanaannya itu dilaksanakan sesudah terbit fajar sampai dengan datangnya waktu dzuhur. Adapun pada persoalan waktu dhuha tersebut ulama-ulama fuqohaa atau para ulama ahli fiqih mengelompokkan pada dua kelompok waktu untuk pelaksanaannya.

Niat Sembahyang dhuha

“Saya berniat sholat dhuha 2 rakaat menghadap kiblat karena allah ta’ala”.
Doa sholat dhuha

Doa Sholat Dhuha

“Wahai Tuhanku, sesungguhnya waktu dhuha adalah waktu dhuha-Mu, keagungan adalah keagunan-Mu, keindahan adalah keindahan-Mu, kekuatan adalah kekuatan-Mu, penjagaan adalah penjagaan-Mu, Wahai Tuhanku, apabila rezekiku berada di atas langit maka turunkanlah, apabila berada di dalam bumi maka keluarkanlah, apabila sukar mudahkanlah, apabila haram sucikanlah, apabila jauh dekatkanlah dengan kebenaran dhuha-Mu, kekuasaan-Mu (Wahai Tuhanku), datangkanlah padaku apa yang Engkau datangkan kepada hamba-hambaMu yang soleh”

Sembahyang Taubat

Sembahyang taubah adalah cara agar meraih salah satu perbuatan yang tertinggi kedudukannya di sisi Allah, diantaranya taubah nasuha. Taubat adalah sikap mengakui semua kesalahan yang dulu lakukan serta menyesalinya, serta berikrar agar tidak mengulanginya lagi. Allah telah menciptakan orang dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Tuhan mendesain manusia dengan berbagai keterbatasan tidak berarti tidak ada tujuan. Padanya tersirat hikmah yang besar, yang dengannya kita mampu menggali beberapa ilmu.

Niat Sembahyang Taubat

Niat sholat taubah yaitu dengan menghadirkan keinginan melakukan taubah dari semua kekhilafan terlebih dahulu. Lantas dilanjutkan dengan berwudhu dan melaksanakan sholat 2 rakaah.

“Aku niat sembahyang sunnat taubat dua rakaah karena Allah.”

Tata Cara sembahyang Taubah

Sembahyang taubah itu dilakukan sebanyak dua rakaah dengan rukun sebagaimana sholat yang lainnya. Namun jika mau, anda dapat memperpanjang sujud terakhir untuk dengan khusus berdoa dan mengakui berbagai dosa kita serta meminta belas kasih dengan semua kerendahan pribadi dihadapan Tuhan.

Sebagaimana yang dituliskan pada hadist, “Yang terdekat antara seorang manusia dengan Tuhannya adalah ketika dia sujud, maka perbanyaklah do’a ketika itu.”(HR. Muslim)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *