Umum

Makna Sel Tumbuhan, Jenis, Karakteristik, Beserta Stuktur

apel / June 21, 2018

Sel Tumbuhan – Tahukan kalian tahu istilah sel? Sel ialah bagian organisme paling kecil yang bisa melangsungkan fungsi hidup dengan individu atau dengan replikasi membelah diri. Selain fungsi tersebut, sel sebagai salah satu komponen tubuh sel juga dapat dimanfaatkan untuk mengikat organisme unisel ataupun multisel.

Mungkin itu sedikit ulasan tentang pengertian sel dalam makhluk hidup. Namun, setiap makhluk hidup, seperti halnya hewan, tumbuhan dan manusia tentunya mempunyai struktur sel yang berbeda-beda. Nah, untuk itu pada kesempatan kali ini admin akan membahas tentang sel tumbuhan dan akan sedikit mempelajari tentang persamaan dan perbedaan antara sel tumbuhan dan hewan.

Pengertian Sel Tumbuhan

Organisme Unisel adalah suatu makhluk hidup yang tubuhnya hanya terbentuk dari satu sel. Sekalipun hanya tersusun dari satu sel, organisme unisel semacam bakteri, Protista dan jamur tetap dapat melaksanakan fungsi kehidupannya dengan teratur. Selain itu organisme unisel memiliki beberapa ciri khas pada makhluk hidup semacam makan, bernafas dan berkembang biak.

Sedangkan contoh organisme multisel atau bersel banyak sebagaimana hewan dan tumbuhan . Setiap sel pembentuk tubuh organisme itu mempunyai wujud dan peran sendiri-sendiri. Dan hal itulah yang melukiskan fungsi sel sebagai unit fungsional dan structural pada kehidupan.

Pada tubuh makhluk yang terbentuk dari beragam sel, sel-sel tersebut mempunyai wujud yang serupa lalu menyatu menciptakan suatu kelompok untuk menjalankan peranan khusus. Kemudian, ketika satu jaringan berkumpul dengan kelompok yang lainnya, maka terbentuklah satu organ baru. Setiap organ yang menyatu akan menyusun sebuah system organ, seperti halnya system transportasi, system saraf dan lainnya.

Karena sebab di atas sel tumbuhan juga biasa diartikan sebagai bagian paling kecil dari organ tumbuhan. Pada umumnya sel tumbuhan dikelompokkan menjadi tiga bagian yaitu, bagian utama yang terdiri dari sel atau selaput sel, sitoplasma dan organel-oeganel sel lainnya.

Setiap organel-organel tumbuhan mempunyai manfaat sendiri-sendiri. Akan tetapi setiap organel-organel tersebut mempunyai koordinasi yang bisa menciptakan sebuah kesatuan sel dengan sebuah aturan yang ideal.

Fungsi Sel Tumbuhan

Secara umum sel tumbuhan dikelompokkan menjadi tiga bagian, seperti sel parekim, kolenkim dan sklerenkim. Karena berbeda, tentunya setiap sel mempunyai struktur dan fungsi yang berbeda dalam melaksanakan fungsi kehidupannya secara utuh. Setiap sel itu kemudian menyatu untuk membentuk suatu kelompok.

Untuk lebih detailnya bacalah beberapa penjabaran tentang fungsi dari setiap macam sel yang ada pada tumbuhan.

Sel Parenkim

Sel parekim yakni sebuah sel yang mempunyai wujud segi enam dan menjadi sel pembentuk pada jaringan parenkim pada tumbuhan. Ciri khas sel parenkim adalah diameter yang sama ke segala arah, memiliki dinding sel yang tidak tebal dan mempunyai rongga di dalam sel yang tidak sedikit. Karakteristik sel parenkim yaitu basalis yang maksudnya posisi dari kunci sel terletak dekat dengan bagian dasar.

Adapun fungsi dari balasis sendiri ialah untuk tempat menyimpan cadangan makanan yang dapat ditemukan di vakuola. Cadangan makanan yang berada pada vakuola pada umumnya berbentuk air atau larutan, namun kadang-kadang berwujud padat dan cair pada sitoplasma.

Sebuah jaringan yang tersusun oleh sel parenkim bisa berdiferensasi menjadi golongan yang baru sehingga factor ini biasa dikenal dengan jaringan dasar.

Sel kolenkim

Sesuai dengan namanya, sel kolenkim ialah sebuah sel yang berfungsi untuk menyusun kelenkim pada tumbuhan. Pada umumnya sel kolenkim memiliki beberapa ciri khas semisal berbentuk segi enam, terlihat memanjangan saat diiris dengan membujur dan memiliki dinding sel yang tebal disebabkan oleh selulosa dan pectin.

Karena memiliki dinding sel yang tebal, jaringan kolenkim juga sering disebut dengan jaringan penyokong. Walaupun ketebalan dinding kolenkin tidak rata secara keseluruhan, tetapi sel kolenkim bisa membentuk struktur jaringan kolenkim yang lebih kokoh.

Selain itu, salah satu fungsi sel kolenkim lainnya yakni membuat tumbuhan menjadi lebih lentur sehingga tidak mudah patah ketika disapu hembusan angin. Jaringan yang terlahir dari sel korenkin adalah diferensasi dari jaringan parenkim.

Sel Sklerenkim

Sel seklerenkim merupakan sel pembentuk jaringan yang mengalami penebalan dinding sekunder yang berwujud lignin. Berdasarkan wujud dan penyusunnya jaringan sklerenkim dikelompokkan menjadi dua jenis yaitu sklereid dan serabut. Perbedaan antara kedua macam ini mencakup beberapa hal, semisal bantuk, asal dan perkembangan sel-nya.

Pertama, skeleren yang berbentuk selaku sel memiliki ciri-ciri, memiliki bentuk bulat dan dinding sel yang mengalami penebalan. Beberapa tumbuhan skeleren memiliki sistem sel yang bersifat padat, tetapi pada bagian dalamnya terbentuk dari sebuah jaringan perenkim yang bersifat lunak. Suatu contoh sel tersebut yaitu sebuah tempurung kelapa yang tersusun dari skleren yang telah mati.

Sedangkan untuk jenis serabut sendiri bisa ditemukan dengan mudah pada berbagai spesies tanaman. Sel selabut skleren sendiri memiliki beberapa ciri khas seperti memiliki bentuk memanjang, memiliki ujung yang lancip, dinding sel yang tebal dan menyatu antara sel satu dengan sel yang lainnya.

Sebuah kelompok yang tersusun dari sel sklerenkim tergolong pada kelompok penopang karena mempunyai lignin yang berfungsi untuk lapisan dinding sekunder. Oleh karena itu jaringan tersebut berperan untuk memperkuat batang tumbuhan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *