Umum

Gejala-Gejala Apa Saja yang Timbul Saat Balita Tumbuh Gigi

apel / March 6, 2018

Senyuman bayi sungguh semakin imut apalagi ketika sudah munculnya gigi. Setiap anak memiliki waktu pertumbuhan gigi berlainan hanya momennya tak mungkin ditentukan. Biasanya bayi keluarnya gigi baru di umur kira-kira empat bulan hingga 1 tahun. Namun selalu ada yang kurang amaupun lebih.

Sekalipun memiliki perbedaan masa pertumbuhan gigi pada bayi tapi gejala yang dialami pada setiap anak kecil hampir sama. Di momen tersebut merupakan suatu masa ketidaknyamanan dan rasa nyeri pada gusi si anak kecil. Sehingga anak kecil bakal rewel atau sering menangis. Tapi bagi para ibu tidak usah panik, karena itu merupakan tanda-tanda anak kecil keluarnya gigi. Dengan begitu mesti diketahui bagaimana ketika tanda-tanda anak kecil keluarnya gigi tersebut sehingga seorang ibu mampu memaklumi hal itu.

Rasa Sakit pada Gusi

Adanya rasa nyeri pada jaringan lunak pada gusi akibat dari peradangan. Kebanyakan timbulnya gigi perdana bakal terasa nyilu, demikian pula pada saat keluarnya gigi geraham yang diketahui menjadi yang teramat menyakitkan. Ibu tak usah khawatir, lantarannya bertepatan dengan keluarnya gigi si bayi yang terus merata, lambat-laun si kecil bakal merasa terbiasa dengan timbulnya gigi dan perasaan gak enak di hari kemudian.

Sering Mengeluarkan Air Liur

Pada timbulnya gigi dapat merangsang pengeluaran air liur di mulut bocah. Sehingga tidak heran apabila Ibu sering melihat mulut anak kecil selalu mangap dan air liur menetes dari mulutnya.

Sering Menggigit

Tekanan dari pertumbuhan gigi yang akan timbul dari gusi menjadikan rasa nyilu pada gusi bocah. Hal tersebut bakal mengakibatkan ketidaknyamanan terhadap kondisi bayi tersebut. Tak sekedar itu saja, rasa geli dan gatal di gusi bocah menjadikan bayi akan meluapkan dengan menggigit sesuatu yang dipegang malah sampai menggigit pentil ibu ketika lagi menyusu.

Batuk-Batuk

netesnya air liur yang banyak sebab pertumbuhan gigi menyebabkan bocah gampang tersendak bahkan hingga batuk-batuk. Itu terjadi lantarannya berlebihannya air liur yang memenuhi mulut. Walaupun jika tak ada timbulnya gejala flu, pilek, maupun alergi mestinya ciri yang satu ini tidak membuat risih. Tapi kalau memang mengalami batuk-batuk terus bisa jadi anak kecil pertanda sakit akibat virus dan sebagainya.

Ruam Pada Dagu atau Wajah

Tidak cuma ngences dan batuk-batuk, pengeluaran air liur yang begitu berlebihan selama momen timbulnya gigi pula mengakibatkan munculnya ruam kulit yang meranggas di bagian area mulut, dagu, sering kali di leher. Pemicunya ialah kontak langsung dengan air liur tersebut. Oleh karena itu, Ibu sebaiknya rajin mengusap air liur bayi menggunakan sapu tangan yang halus guna mengurangi keluarnya ruam. Namun, kalau ruam telah terbentuk, berikan krim atau lotion terhadap anak kecil dengan perlahan dan nyaman terhadap si bayi.

Tidak Nafsu Makan

Pada rasa nyeri pada gusi waktu timbulnya gigi gak cuma membuat anak kecil merasa tak nyaman, tapi juga mampu menurunkan nafsu makan. Apalagi sedang menyusu saja dapat memicu gusi sakit. Oleh karena itu, jangan heran bila bayi menolak diberi makanan padat atau susu ketika giginya mulai tumbuh.

Sering Rewel

Gusi anak kecil yang dirasakan sakit akan menjadikan si anak menjadi rewel. Hal itu sangatlah wajar lantaran mengalami ketidaknyamanan yang diderita si anak ternyata bukan hanya disebabkan oleh nyeri gusi, tapi juga dipengaruhi oleh prosesnya sel-sel di gusi yang mati dan robek supaya gigi mampu timbul keluar. Tidak heran jika menjadikan si bayi rewel bahkan sampai mempengaruhi kesehatan.

Terjadinya Demam

Biasanya sering kali terjadi infeksi pada badan bakal menyebabkan demam, begitu pula dengan infeksi yang terjadi terhadap gusi sebab keluarnya gigi. Namun demam yang terjadi biasanya sekedar demam ringan saja, sehingga dapat ditangani dengan gampang di rumah.

Hematoma Gusi

tanda-tanda munculnya gigi pada bayi yang telah terbukti adalah hematoma atau terjadinya pendarahan pada bawah gusi. Dibuktikan dengan kepulan kemerahan di bawah gusi misalnya gusi bengkak. Namun Ibu tidak usah khawatir, lantarannya gejala ini akan membaik dengan sendirinya ketika gigi sedang keluar. Untuk mengatasi nyilu, Ibu juga bisa memberi perlindungan menggunakan kompres dingin.

Sulit Tidur Nyenyak

Dengan mengalami nyeri membuat bayi mengalami tidak nyaman sehingga ia sulit tidur dengan tenang. Biasanya, Ibu menenangkannya dengan teknik menyusui. Tapi sering kali menyusui bahkan bakal membuatnya tambah nyeri efek sentuhan antara puting Ibu dengan gusi bayi. Untuk memberinya kenyamanan, Ibu mampu membuat bocah kalem dengan upaya menepuk-nepuknya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *